Tuesday, 29 September 2015

Tips Jitu Hidup Bahagia

Tips Dahsyat Untuk Hidup Lebih Bahagia


Tips Jitu Hidup Bahagia
Hidup Bahagia

Pertama, Hilangkan Rasa Takut dan Khawatir

Perasaan takut dan khawatir merupakan pikiran kita yang paling tidak produktif. Sebagian besar hal-hal yang kita khawatirkan atau takutkan tidak pernah terjadi. Jadi untuk apa kita khawatir dan takut?

Hidup Bahagia
Takut dan Khawatir
Cara Efektif Mengatasi Perasaan Takut dan Khawatir untuk Hidup Lebih Bahagia :

1. Atur Pernapasan

Setiap kali Anda merasa gelisah dan khawatir, ambilah napas dalam-dalam lewat hidung dan keluarkan pelan pelan melalui mulut dan usahakanlah untuk bersantai, lakukan beberapa kali sampai Anda merasa sedikit tenang. Yakinkan dalam diri Anda bahwa ini semua hanya perasaan saja dan bukan kejadian yang harus ditakutkan. Teknik pernapasan seperti ini akan memperlambat detak jantung dan membuat Anda tenang dan siap untuk mengambil langkah selanjutnya

2. Mengalihkan perhatian Anda dari kekhawatiran Anda

Jika Anda benar-benar ingin menghilangkan perasaan takut dan khawatir,  cobalah untuk mengalihkan pikiran dan perhatian Anda dengan mengerjakan sesuatu yang menjadi hobi dan kesukaan Anda, seperti membaca, ngobrol dengan teman, olah raga atau apapun itu yang bisa membuat Anda bahagia.

3. Cari tahu alasan mengapa Anda merasa takut dan khawatir

Usahakan sebisa mungkin untuk mengetahui mengapa Anda merasa takut dan khawatir, atas dasar apa Anda merasa takut ? mungkin agak sulit, tapi cobalah berusaha untuk mengetahuinya. Hal ini penting untuk mencari cara yang tepat untuk menghilangkan perasaan khawatir itu.

4. Bicara kepada sahabat Anda

Ini adalah ide yang cerdas untuk membahas semua rincian khawatir Anda dengan teman dan keluarga . Diskusikan semua kekhawatiran dan ketakutan Anda . Hal ini akan membantu Anda untuk menyingkirkan setengah dari kekhawatiran Anda .

5. Cari Bantuan Profesional

Jika rasa takut dan khawatir itu sudah sangat mengganggu Anda dan menghambat kegiatan Anda sehari hari maka sudah saatnya Anda mencari bantuan seorang profesional . Seorang profesional yang benar-benar dapat membantu Anda untuk menemukan akar masalah Anda.

6. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup, biasanya sekitar 8 jam/hari akan membantu menenangkan diri Anda dan stidaknya mengurangi perasaan takut dan khawatir Anda.

7. Berdoa

Doa adalah berterima kasih kepada Tuhan untuk semua hal yang baik dan bersikap jujur tentang semua masalah dan perasaan-perasaan Anda, hal ini akan membuat Anda tenang dan merasa nyaman.

Kedua, Jangan Pernah Menyimpan Dendam


Tips Jitu Hidup Bahagia

Anda pernah disakiti seseorang dan sulit untuk memaafkannya? Jangan terlalu lama menyimpan rasa sakit hingga menimbulkan dendam. Menyimpan rasa dendam kepada seseorang tidak ada manfaatnya. Dendam kepada seseorang justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, memberikan maaf akan membuat hati lega dan membuat energi positif dalam diri Anda.

"Kita semua memiliki orang-orang yang tidak kita suka, apakah berdampak buruk dengan menyimpan perasaan marah pada mereka?" ujar Psikolog, Seth Meyers. Menurut Meyers, ada beberapa alasan mengapa menyimpan rasa dendam itu tidak baik bagi kesehatan.

Membuat stres
Sebuah studi menunjukkan, menyimpan rasa dendam dan berpikir negatif, tidak bagi kesehatan mental. Menyimpan rasa dendam juga dapat meningkatkan rasa cemas hingga frustasi. Penelitian yang diterbitkan di Jurnal Psychological Science menemukan bahwa berpikiran negatif bisa memicu stres. Denyut jantung dan tekanan darah Anda akan lebih tinggi daripada mereka yang mau memberikan maaf.

Berdampak pada kesehatan fisik
Rasa dendam ternyata tak hanya berdampak buruk bagi pikiran, melainkan kesehatan fisik. Para peneliti dari Medical College of Georgia menemukan bahwa orang yang mengaku menyimpan rasa dendam selama bertahun-tahun berisiko terkena  penyakit jantung, tekanan darah tinggi, nyeri lambung, dan sakit kepala.

Coba untuk memaafkan
Ketika Anda memilih untuk bermusuhan kepada seseorang, coba tanyalah pada diri anda sendiri, apakah seseorang ini penting bagi kehidupan Anda. Bicarakan lah terus terang ketika Anda merasa terluka atau sakit hati. Jangan dipendam terlalu lama di hati. Ini bisa membantu Anda melupakan rasa sakit yang pernah ada. Anda juga bisa kembali fokus terhadap hal yang lebih penting di kehidupan Anda.

Memaafkan mungkin sulit untuk Anda. Coba lah untuk melupakan rasa sakitnya terlebih dahulu. Energi negatif dalam diri Anda akan hilang serta membuat sehat jiwa dan raga.

Ketiga, Fokus Pada Satu Masalah

Jika kita memiliki beberapa masalah, selesaikanlah masalah kita satu per satu. Jangan terpikirkan untuk menyelesaikan masalah secara sekaligus karena justru akan membuat kita semakin stress. Sama halnya ketika kita ingin makan kemudian kita melihat makanan penuh dalam satu piring, tentu kita akan merasa kenyang lebih dulu sebelum kita dapat mengahbiskannya.

Keempat, Jangan Membawa Tidur Masalah Anda

Masalah adalah hal yang sangat buruk untuk kesehatan tidur kita. Pikiran bawah sadar kita adalah hal yang luar biasa yang dapat membuat kita gelisah dan tidur kita menjadi tidak nyenyak.

Kelima, Jangan Mengambil Masalah Orang Lain Untuk Anda Selesaikan

Membantu orang lain yang sedang dalam masalah adalah hal yang mulia, tetapi jika kita mengambil porsi terbesar untuk menyelesaikan masalah orang lain tersebut justru itulah kesalahan terbesar. Biarkanlah orang tersebut yang menyelesaikan masalahnya sendiri dengan porsi terbesar.

Keenam, Jangan Hidup di Masa Lalu

Mungkin terasa nyaman bagi kita mengingat hal-hal yang menyenangkan di masa lalu tetapi jangan anda terlena didalamnya. Konsentrasilah dengan apa yang terjadi saat ini, karena kita pun akan bisa merasakan banyak kebahagiaan di saat ini. Saya yakin kita akan mempunyai perasaan yang jauh lebih berbahagia jika kita merayakan apa yang terjadi saat ini dibanding dengan mengingat-ngingat kebahagiaan di masa lalu.

Ketujuh, Jadilah Pendengar yang Baik

Mungkin sebagian besar orang termasuk saya :) susah untuk menjadi pendengar yang baik. Justru sebaliknya kita mengharapkan orang lain yang mendengarkan omongan kita, tetapi sebetulnya dengan belajar mendengarkan orang lain, kita akan mendapatkan banyak hal baru yang dapat sangat berguna bagi kebahagiaan hidup kita.

Kedelapan, Jangan Biarkan Frustasi Mengatur dan Bahkan Mengacaukan Hidup Anda

Kasihanilah diri kita lebih dari apa pun, maksud saya adalah janganlah kita menyerah pada frustasi. Maju terus. Ambillah tindakan-tindakan positif dan lakukanlah dengan konsisten.

Kesembilan, Bersyukurlah Selalu

Bersyukur dan berterimakasihlah atas semua yang kita dapatkan, bukan hanya hal yang positif saja tetapi juga hal yang negatif, karena saya percaya dibalik setiap hal yang negatif tersebut ada hal baik yang bisa kita pelajari.

Tips Jitu Hidup Bahagia
Bersyukur
Pembuktian Secara Ilmiah, Kedahsyatan The Power of Syukur

Mereka yang dipenuhi dengan perasaan penuh syukur atau terima kasih akan mengalami berbagai hal yang indah dalam hidupnya. Contoh paling sederhana-nya adalah mereka akan mengalami tidur nyenyak yang berkualitas tinggi dengan suasana hati yang lebih baik. Tidur ini bukan perkara sepele, karena kalau tidur tidak pernah nyenyak, cukup dan berkualitas, maka perlu berhati-hati di masa depan dalam rentang waktu yang terkadang tidak terlalu panjang. Berbagai penyakit dan keluhan biasanya akan datang menghampiri.

Mau tahu contoh lain yang lebih dahsyat? Perasaan syukur & ikhlas tersebut terbukti bisa menurunkan tingkat inflamasi pada pasien gagal jantung. Kita semua paham, kasus gagal jantung merupakan suatu peristiwa yang dianggap vonis mematikan bagi mereka yang mengalaminya.

Pada sebuah penelitian, telah ditunjukkan bahwa kualitas spiritualitas secara umum, berkaitan dengan kualitas hidup serta kesehatan fisik yang lebih baik. Dalam studi terbaru, Paul Mills, seorang peneliti dari Bagian Kesehatan Masyarakat dan Psikiatri, University of California, San Diego, beserta timnya, mencoba untuk mempersempit fokus tersebut dan mencoba menghubungkan antara perasaan bersyukur dengan jantung yang biasa diekspresikan dalam pernyataan ‘a grateful heart’.

Menurut Mills, yang terafiliasi dengan Chopra Center for Wellbeing, Carlsbad, California, mereka ingin meneliti perasaan bersyukur tersebut pada sebuah komunitas yang pernah mengalami masalah kesehatan yang disebabkan oleh jantungnya.

Untuk itu, tim studi yang juga melibatkan Deepak Chopra (yang dikenal secara luas atas dukungan kesehatan alternatifnya), menghimpun 186 pasien dari klinik jantung di California, US. Meraka umumnya adalah pasien yang mengalami gagal jantung Stadium B. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa mereka memiliki sejumlah gangguan fungsi serta pembengkakan jantung, tetapi bukan dengan simtom yang lebih serius. Dikatakan oleh para periset, fase Stadium B ini menjadi waktu penting untuk di-intervensi, karena kerusakan yang terjadi punya potensi untuk dapat dibalikkan menjadi sehat. Karena kalau tidak, maka fase penyakit tersebut akan melaju ke fase yang lebih parah yang berujung akibat fatal.

Ada tiga hal pada 186 responden tersebut, yang diamati dan diukur oleh para peneliti. Yaitu (1) tingkat rasa bersyukur, (2) kesejahteraan spiritual dan (3) efikasi diri. Efikasi diri ini adalah keyakinan akan kemampuan diri untuk berhasil dalam mengelola fungsi jantungnya. Pasien juga dinilai memiliki kualitas tidur yang buruk dan kelelahan. Terakhir, para periset memerikasa darah 186 responden untuk melihat indikator peradangan.

Dari studi tersebut, para peneliti menjumpai bahwa pasien yang lebih bersyukur dilaporkan memiliki kualitas tidur yang lebih baik, memiliki suasana hatinya lebih sedikit mengalami tekanan, serta tidak terlalu lelah. Ditambah lagi, efikasi dirinya lebih tinggi dan indikator peradangan yang lebih rendah.

Nina Kupper, profesor psikolog dari Tillburg University, Belanda, mengatakan bahwa emosi positif secara umum dihubungkan dengan kesehatan yang lebih baik. Dan karenanya, “Perasaan bersyukur sebagai sebuah konsep, bisa menjadi pembuka ke emosi positif lebih dari yang dilakukan spiritualitas.” Terkait dengan penekanan akan pentingnya emosi positif terhadap proses pemulihan, perasaan tersebut sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara beban penyakit dan kapasitas seseorang saat berurusan dengan penyakitnya.

Dalam sub-study yang dilakukan, juga dijumpai bahwa pasien yang membuat jurnal rasa bersyukur terhadap perawatan mereka mengalami penurunan indikator dari inflamasi atau peradangan serta peningkatan variabilitas denyut jantung (yang merupakan ukuran lain dari penurunan risiko).

Masih belum yakin kekuatan The Power of Syukur?

Disadur dan dikembangkan dari: isigood.com, Reuters dan kompas.com, serta berbagai sumber lainnya.

Itulah Ulasan tentang Cara untuk Hidup Bahagia, semoga dapat memberikan kita manfaat yang besar demi Menggapai Hidup Bahagia...

Friday, 25 September 2015

Makhluk Apakah Manusia itu ???

Dalam episode ini mari kita bahas tentang pengertian manusia secara umum ….

Apa sihh manusia ituu..???

Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain).

Secara umum manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.

Seorang Antropologi Indonesia yaitu Koentjaraningrat menyatakan bahwa masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat terus menerus, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama. Pandangan yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat tersebut menegaskan bahwa di dalam masyarakat terdapat berbagai komponen yang saling berinteraksi secara terus menerus sesuai dengan sistem nilai dan sistem norma yang di anutnya. Interaksi antar komponen tersebut dapat terjadi antara individu dengna individu, antara lain individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.


Pengertian Manusia Menurut Para Ahli


Berikut ini adalah pengertian dan definisi manusia menurut beberapa ahli:

1. NICOLAUS D. & A. SUDIARJA
Manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.

2. ABINENO J. I
Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana”.

3. UPANISADS
Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.

4. SOKRATES
Manusia adalah mahluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.

5. KEES BERTENS
Manusia adalah suatu mahluk yang terdiri dari 2 unsur yang kesatuannya tidak dinyatakan.

6. I WAYAN WATRA
Manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa.

7. OMAR MOHAMMAD AL-TOUMY AL-SYAIBANY
Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.

7. ERBE SENTANU
Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain.

9. PAULA J. C & JANET W. K
Manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan.
Kesimpulan :

Dari penjelasan di atas dapat di simpulkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.

Artikel yang berkaitan Manusia menurut Islam

Sumber :

http://temukanpengertian.blogspot.com/2013/09/pengertian-manusia.html

http://carapedia.com/pengertian_definisi_manusia_menurut_para_ahli_info508.html